USK Conferences, Previous ICAGRI 2021

Font Size: 
The attack intensity of Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) on papaya
Nur Pramayudi, Husni Husni, Maryani Cyccu, Darma Bakti

Last modified: 2021-10-07

Abstract


Kutu putih Paracoccus marginatus merupakan salah satu hama penting pada tanaman pepaya ( Carica papaya L.). Tingginya potensi kerusakan yang ditimbulkan oleh hama ini menjadi ancaman bagi produksi pepaya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intensitas serangan P. marginatus pada pepaya dengan mengamati variabel-variabel seperti varietas tanaman, musim tanam dan cara budidaya. Luas plot pengamatan sekitar 2.000 m 2. Teknik budidaya yang diterapkan adalah monokultur dengan jarak tanam 2,5 mx 2,5 m. Tiga puluh plot tanaman dikumpulkan dari setiap plot tanaman dengan menggunakan teknik sampling diagonal. Jumlah daun dan jumlah daun yang terserang dicatat. Intensitas kerusakan ditentukan berdasarkan kategori: tidak ada serangan (skor 0), ringan 1-25% (skor 1), sedang 26-50% (skor 2), berat 51-75% (skor 3), dan sangat parah 76 -100% (skor 4). Intensitas serangan lebih tinggi pada musim kemarau dibandingkan musim hujan. Intensitas serangan juga lebih tinggi pada varietas Thailand baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Pengendalian hama lebih intensif dilakukan pada musim kemarau dan pada varietas introduksi.